Skip to content

Details

Selama beberapa waktu terakhir, sejumlah wilayah Indonesia dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di beberapa daerah, terutama di Kalimantan dan Sumatera, luas area yang mengalami karhutla meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Indikasi terjadinya karhutla antara lain bisa terlihat dari banyaknya hotspot atau titik panas yang tersebar di berbagai wilayah. Dampak karhutla berupa kabut asap pun dirasakan masyarakat di sejumlah daerah.

Dalam webinar ini, Journocoders Indonesia mengundang:

  • Aghnia Adzkia (Asia Pacific Senior Visual Journalist BBC)
  • Aditya Diveranta (Investigative Reporter Harian Kompas)

Mereka akan berbagi pengalaman tentang cara membuat peta sebaran titik api dan kabut asap akibat karhutla di Indonesia.

Aghnia akan mempraktikkan bagaimana cara mendapatkan data kabut asap di Indonesia dari Copernicus (dalam bentuk raster), sedangkan Diveranta akan menunjukkan cara mendapatkan data titik api dari Sipongi Kemenhut (dalam bentuk vektor).

Setelah itu, para peserta akan diajak membuat peta dengan perangkat lunak QGIS dari data tersebut. Webinar ini akan diisi dengan praktik langsung sehingga para peserta diharapkan bisa menyiapkan perangkat lunak QGIS di laptop masing-masing.

Contoh hasil akhir peta:

https://www.bbc.com/news/live/cqevw9y34y34t?post=asset%3Ab5b1ce6f-ef2f-483e-adde-f8c2f26b6e77#post

https://www.bbc.com/news/live/cqevw9y34y34t?post=asset%3A34e8ddde-42f9-4325-a642-e294c7fa03e0#post

https://www.kompas.id/artikel/membara-di-area-konsesi

Related topics

Data Analytics
Data Visualization
Digital Media
Data Journalism

You may also like